Google uses AI technology to translate content into your preferred language. AI translations can contain errors.
Method: vitals.errors.reports.search
Tetap teratur dengan koleksi
Simpan dan kategorikan konten berdasarkan preferensi Anda.
Menelusuri semua laporan error yang diterima untuk aplikasi.
Permintaan HTTP
GET https://playdeveloperreporting.googleapis.com/v1beta1/{parent=apps/*}/errorReports:search
URL ini menggunakan sintaksis gRPC Transcoding.
Parameter jalur
| Parameter |
parent |
string
Wajib. Resource induk laporan, yang menunjukkan aplikasi tempat laporan diterima. Format: apps/{app}
|
Parameter kueri
| Parameter |
interval |
object (DateTimeInterval)
Opsional. Interval tanggal dan waktu untuk menelusuri laporan error. Waktu mulai dan berakhir harus selaras dengan jam dan menggunakan UTC sebagai zona waktu (atau kosong, yang dalam hal ini UTC juga akan digunakan). Jika ditetapkan, hanya laporan error yang terjadi dalam interval tersebut yang akan ditampilkan. Jika tidak ditentukan, interval default 24 jam terakhir akan digunakan.
|
pageSize |
integer
Opsional. Jumlah maksimum laporan yang akan ditampilkan. Layanan dapat menampilkan kurang dari nilai ini. Jika tidak ditentukan, paling banyak 50 laporan akan ditampilkan. Nilai maksimumnya adalah 100; nilai di atas 100 akan dipaksa menjadi 100.
|
pageToken |
string
Opsional. Token halaman, yang diterima dari panggilan reports.search sebelumnya. Berikan token ini untuk mengambil halaman berikutnya. Saat melakukan penomoran halaman, semua parameter lain yang diberikan ke reports.search harus cocok dengan panggilan yang memberikan token halaman.
|
filter |
string
Opsional. Predikat pilihan untuk mengambil hanya sebagian laporan. Untuk mengetahui dasar-dasar pemfilteran, lihat AIP-160. ** Nama kolom yang didukung:**
apiLevel: Hanya cocok dengan laporan error yang terjadi di versi Android yang diminta (ditentukan sebagai level API numerik). Contoh: apiLevel = 28 OR apiLevel = 29.
versionCode: Hanya cocok dengan laporan error yang terjadi di kode versi aplikasi yang diminta. Contoh: versionCode = 123 OR versionCode = 456.
deviceModel: Cocok dengan masalah error yang terjadi di perangkat yang diminta. Contoh: deviceModel = "google/walleye" OR deviceModel = "google/marlin".
deviceBrand: Cocok dengan masalah error yang terjadi di merek perangkat yang diminta. Contoh: `deviceBrand = "Google".
deviceType: Cocok dengan laporan error yang terjadi di jenis perangkat yang diminta. Contoh: deviceType = "PHONE".
errorIssueType: Hanya cocok dengan laporan error dari jenis yang diminta. Kandidat yang valid: CRASH, ANR, NON_FATAL. Contoh: errorIssueType = CRASH OR errorIssueType = ANR.
errorIssueId: Hanya cocok dengan laporan error yang termasuk dalam ID masalah error yang diminta. Contoh: errorIssueId = 1234 OR errorIssueId = 4567.
errorReportId: Cocok dengan laporan error yang memiliki ID laporan error yang diminta. Contoh: errorReportId = 1234 OR errorReportId = 4567.
appProcessState: Cocok dengan laporan error pada status proses aplikasi, yang menunjukkan apakah aplikasi berjalan di latar depan (terlihat oleh pengguna) atau latar belakang. Kandidat yang valid: FOREGROUND, BACKGROUND. Contoh: appProcessState = FOREGROUND.
isUserPerceived: Cocok dengan laporan error yang dirasakan pengguna. Tidak disertai operator apa pun. Contoh: isUserPerceived.
** Operator yang didukung:**
- Operator perbandingan: Satu-satunya operator perbandingan yang didukung adalah kesetaraan. Kolom yang difilter harus muncul di sisi kiri perbandingan.
- Operator Logis: Operator logis
AND dan OR dapat digunakan untuk membuat filter kompleks yang mengikuti bentuk normal konjungtif (CNF), yaitu konjungsi disjungsi. Operator OR lebih diutamakan daripada AND sehingga penggunaan tanda kurung tidak diperlukan saat membuat CNF.
Operator OR hanya didukung untuk membuat disjungsi yang berlaku untuk kolom yang sama, misalnya, versionCode = 123 OR versionCode = ANR. Ekspresi filter versionCode = 123 OR errorIssueType = ANR tidak valid. ** Contoh ** Beberapa ekspresi pemfilteran yang valid: * versionCode = 123 AND errorIssueType = ANR * versionCode = 123 AND errorIssueType = OR errorIssueType = CRASH * versionCode = 123 AND (errorIssueType = OR errorIssueType = CRASH)
|
Isi permintaan
Isi permintaan harus kosong.
Isi respons
Respons dengan daftar laporan error yang dipaginasi dan cocok dengan kueri penelusuran.
Jika berhasil, isi respons memuat data dengan struktur berikut:
| Representasi JSON |
{
"errorReports": [
{
object (ErrorReport)
}
],
"nextPageToken": string
} |
| Kolom |
errorReports[] |
object (ErrorReport)
Laporan error yang ditemukan.
|
nextPageToken |
string
Token halaman untuk mengambil halaman laporan berikutnya.
|
Cakupan otorisasi
Memerlukan cakupan OAuth berikut:
https://www.googleapis.com/auth/playdeveloperreporting
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat OAuth 2.0 Overview.
Kecuali dinyatakan lain, konten di halaman ini dilisensikan berdasarkan Lisensi Creative Commons Attribution 4.0, sedangkan contoh kode dilisensikan berdasarkan Lisensi Apache 2.0. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Kebijakan Situs Google Developers. Java adalah merek dagang terdaftar dari Oracle dan/atau afiliasinya.
Terakhir diperbarui pada 2026-04-22 UTC.
[null,null,["Terakhir diperbarui pada 2026-04-22 UTC."],[],["This outlines how to search for app error reports via an HTTP GET request to `https://playdeveloperreporting.googleapis.com/v1beta1/{parent=apps/*}/errorReports:search`. The `parent` path parameter specifies the app. Query parameters include `interval` for date ranges, `pageSize` for report limits (max 100), `pageToken` for pagination, and `filter` for narrowing results by criteria like `apiLevel`, `versionCode`, or `errorIssueType`. The request body is empty, and the response body contains a paginated list of `errorReports` and a `nextPageToken`.\n"]]